10 Tips Memberi Makan Kucing untuk Pemula

tips-memberi-makan-kcuing

Pemilik kucing tidak boleh asal memberikan makan pada kucing. Ada aturannya. Jika kamu memberikan makan kucing dengan benar, kucing akan tumbuh sehat dan cantik. Berat badan kucing proporsional, kucing selalu sehat, dan bulu kucing lebat berkilau. Biar kamu nggak salah ngasih makan kucing, kami akan memberikan 10 tips memberikan makan kucing untuk pemilik kucing pemula. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan di bawah ini.

1. Berikan Makanan Kucing Bernutrisi Tinggi

Tips pertama dalam memberi makan kucing adalah pilihkan makanan kucing bernutrisi tinggi. Makanan kucing bernutrisi tinggi adalah makanan kucing yang mengandung karbohidrat, lemak, asam lemak, protein, dan taurine yang mencukupi kebutuhan harian kucing.

Ada 3 jenis makanan kucing bernutrisi tinggi:

  • Makanan mentah olahan (raw food).
  • Makanan kering kucing (dry food).
  • Makanan basah kucing (wet food).

Dengan mempertimbangkan gizi dari sumber makanan kucing, kamu dapat memilihkan jenis makanan kucing yang tepat. Kamu dapat membuat makanan kucing sendiri di rumah. Jika kamu tidak punya banyak waktu luang, kamu bisa membeli makanan kucing kering dan makanan kucing basah di petshop. Kami merekomendasikan makanan kucing premium yang sudah memenuhi standar AAFCO. Misalnya, Whiskas, Royal Canin, ProPlan, Wellness, Orijen, dll.

2. Atur Jadwal Makan Kucing

Setelah kamu tahu jenis makanan kucing bernutrisi tinggi, tips selanjutnya adalah memberi makan kucing sesuai jadwal tertentu. Hal ini bertujuan untuk mendisiplinkan pola hidup kucing. Dengan mengatur jadwal makan kucing, kamu mengatur 3 hal:

  • Jam makan kucing.
  • Jam BAB kucing.
  • Jam aktif kucing.

Dengan bisa mengatur ketiga hal tersebut, kamu dapat banyak keuntungan.

  1. Kucing menjadi disiplin.
  2. Kucing akan meminta makan di waktu yang sama setiap hari.
  3. Kamu dapat membersihkan litterbox kucing di jam yang sama setiap hari.
  4. Kamu dapat memantau kesehatan kucing melalui perubahan perilaku.
  5. Kamu dapat mengetahui stres level kucing dari pola aktivitas kucing.

Sampai di sini paham ya?

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk memberi makan kucing? Sebaiknya kamu memberi makan kucing 2-3 kali sehari. Untuk sarapan pukul 08.00 pagi. Untuk makan malam pukul 15.00 sore. Untuk rentang waktu 08.00-15.00, kamu bisa selingi dengan snack kucing.

Dengan mendisiplinkan pola makan dan jadwal makan kucing, kucing kamu akan lebih mudah dilatih. Dan kamu memiliki jadwal harian yang teratur. Menyenangkan, bukan?

3. Berikan Takaran Makan Kucing Per Hari dengan Tepat

Setelah kamu paham jadwal pemberian makan kucing, tips selanjutnya adalah menentukan porsi makan kucing yang tepat. Tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit. Intinya, pas sesuai kebutuhan nutrisi harian kucing.

Untuk bisa menentukan takaran makan kucing per hari yang tepat, kamu butuh tahu beberapa hal tentang kucing.

  1. Berat badan kucing.
  2. Aktivitas kucing.
  3. Umur kucing (anak kucing, kucing dewasa, kucing tua).
  4. Kondisi kucing (normal, hamil, menyusui).
  5. Punya kelainan organ tubuh atau tidak.

Simpan dulu informasi di atas, kita fokus cara paling mudah memberikan porsi makan kucing yang tepat.

Berdasarkan teori, kebutuhan kalori kucing dewasa adalah 66,67 kalori per kilogram berat badan. Artinya, kucing dewasa dengan berat 4 kg membutuhkan 266.68 kalori per hari. Ini setara dengan memberi makan ½ makanan basah Whiskas kemasan pouch ditambah 50 gram makanan kering kucing.

Setelah kamu tahu, kebutuhan harian kucing dan jumlah makanan yang tepat, kamu tinggal membagi jumlah makanan sesuai jadwal makan kucing. Untuk detail perhitungan porsi makan kucing, silakan pelajari di panduan menentukan takaran makanan kucing per hari yang tepat di sini.

Di sana, kamu akan belajar cara menghitung secara presisi takaran makan kucing dan kebutuhan nutrisi harian kucing. Lengkap dengan contoh dan studi kasusnya. Okay, lanjut ya!

4. Kombinasikan Makanan Kering dan Makanan Basah Kucing

Pada ulasan sebelumnya, kami menjelaskan pemberian makanan kucing basah Whiskas dan makanan kering kucing. Mungkin kamu bertanya, kenapa memberikan 2 jenis makanan kucing untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian kucing? Bukankah lebih praktis memberikan makanan kering kucing saja? Benar, tapi itu tidak bagus untuk jangka panjang.

Secara kodrat alam, kucing adalah hewan karnivora murni. Di mana, saat di alam bebas, sumber makanan kucing adalah hewan-hewan kecil seperti kelinci, tikus, musang, ular, burung, hingga anakan kijang. Semua sumber makanan tersebut cenderung basah dan berair. Sehingga, kucing mendapatkan nutrisi sekaligus cairan tubuh.

Nah, saat habitat kucing berubah menjadi indoor, kucing kehilangan sumber makanan tersebut. Akibatnya, kucing sering mengalami dehidrasi karena kurang minum. Untuk mengatasi hal tersebut, kamu harus mengombinasikan makanan basah kucing dan makanan kering kucing.

Selain untuk membantu kucing mendapatkan tambahan air untuk mencegah dehidrasi, nutrisi makanan basah kucing juga mudah terserap tubuh. Dengan begitu, kucing lebih sehat, lebih doyan makan dan lebih aktif.

Mengombinasikan makanan kucing juga merupakan bagian dari cara mencegah kucing bosan makan. Jadi, kucing punya variasi makanan yang membuat kucing antusias saat makan.

5. Pertimbangkan Kebutuhan Khusus Kucing

Kucing yang memiliki kebutuhan khusus harus kamu beri makan berbeda. Hal ini untuk menjaga kesehatan kucing, misalnya:

  • Kucing hamil. Kucing hamil butuh asupan kalori 2x lipat dari pada kebutuhan harian kucing betina.
  • Kucing menyusui. Kucing menyusui butuh 3x lipat sumber makanan berkalori tinggi untuk menunjang produksi asi untuk anak-anaknya.
  • Kucing obesitas. Kucing obesitas membutuhkah makanan kucing tinggi protein dan rendah karbohidrat untuk menguruskan badan.
  • Kucing yang terserang FLUTD.  Kucing yang terserang FLUTD membutuhkan makanan kucing grain free yang memiliki fitur urinary.
  • Kucing kurus pasca operasi. Kucing pasca operasi membutuhkan makanan basah yang lembut dan bernutrisi tinggi.

Dengan mengetahui kebutuhan khusus kucing, kamu dapat memilihkan makanan kucing yang tepat. Alhasil, kucing akan sehat dan jarang sakit.

6. Gunakan Mangkok Makan Khusus Kucing

Tips memberi makan kucing selanjutnya adalah menggunakan mangkok makan khusus kucing. Menurut penelitian drh. Reza, mangkok makan kucing berbentuk bulat dengan cekungan yang landai sangat cocok untuk kucing. Diameter terbaik berkisar 15-20 cm. Dengan kemiringan 15-30 derajat. Mangkuk makan kucing dengan spesifikasi tersebut akan memudahkan kucing mengambil makanan.

Artinya apa? Artinya, kamu perlu tidak boleh menggunakan tempat makan kucing asal. Demi kenyamanan kucing saat makan, sebaiknya kamu belikan mangkok makan khusus kucing. Kami merekomendasikan kamu beli mangkok makan kucing berbahan stainless steel dengan spesifikasi seperti di atas.

7. Pilihkan Makanan Kucing yang Beraroma Kuat

Kucing memiliki indra penciuman yang tajam. Di mana kucing dapat membedakan berbagai macam bau dari jarak yang jauh menggunakan saraf olfaktori di dalam hidungnya. Dengan kemampuan ini kucing dapat memilih makanan kucing yang lezat dan aman untuk kucing. Jadi, kucing akan terhindar dari keracunan.

Akan tetapi, kemampuan tersebut kadang membuat kucing sangat pilih-pilih terhadap makanan yang diberikan. Alhasil, kadang kucing tidak mau makan karena dia tidak suka dengan aroma makanan tersebut.

Solusinya, kamu perlu memilihkan makanan kucing yang beraroma kuat dengan rasa yang enak. Beberapa makanan kucing yang memiliki aroma kuat di antaranya: Whiskas, Royal Canin, Frieskies dan ProPlan. Jika kamu punya budget berlebih, sesekali belikan kucing kesayanganmu makanan tersebut.

8. Rutin Bersihkan Tempat Makan Kucing dan Tempat Minum Kucing

Kucing itu adalah salah satu hewan peliharaan yang sangat suka kebersihan. Terlebih kebersihan tempat makan dan tempat minumnya. Fakta ini bisa kamu jadikan acuan untuk mengetahui perilaku makan dan minum kucing. Jika kucing mulai jarang minum dan tidak nafsu makan, kemungkinan ada masalah di tempat makannya. Mungkin ada kotoran, semut hingga jamur pada tempat makan dan minum kucing.

Kenapa bisa begitu ya? Sederhana, kotoran di tempat makan dan tempat minum kucing akan mengeluarkan bau yang berbeda. Masih ingat tentang sel olfaktori di hidung kucing? Adanya jutaan sel olfaktori di hidung kucing membuat kucing sangat sensitif dengan perubahan aroma. Sekecil apa pun itu, kucing akan mendeteksinya. Terlebih pada tempat makan dan tempat minum hariannya. Oleh karena itu, kamu perlu membersihkan tempat makan dan minum kucing secara rutin.

Jika kamu membersihkan dengan sabun, bilas hingga bersih sampai busa sabun benar-benar hilang. Tips dari kami, sebaiknya kamu punya tempat makan dan tempat minum kucing minimal 2. Apabila yang satu sedang dibersihkan, masih ada cadangannya yang bisa langsung dipakai.

9. Buatkan makanan kucing olahan dari raw food sebagai variasi makanan kucing

Kamu bisa memberikan makanan kucing buatan sendiri untuk kucing sebagai variasi makanan kucing. Tujuannya adalah agar kucing tidak bosan makan makanan hariannya. Anggaplah, menu sampingan untuk kucing.

Kamu dapat membuat makanan kucing olahan dari raw food (daging ikan, daging hewan). Cara paling mudah adalah memberikan fillet daging. Fillet daging ayam bagian dada, fillet daging ikan tanpa duri, fillet daging kelinci, dll. Akan tetapi, memberikan daging mentah bisa menimbulkan efek samping pada kucing.

  1. Naluri kucing untuk berburu hewan hidup akan kembali aktif.
  2. Jika daging yang kamu berikan mengandung parasit penyakit, kucing kamu akan tertular.

Jika kamu bisa mengatasi problem 1 & 2, silakan saja langsung memberikan fillet daging ke kucing. Tapi, bagi yang ingin menghindari hal tersebut, kamu bisa membuat pudding daging.

Berikut cara membuat pudding daging:

  1. Bersihkan daging ikan atau daging ayam yang ingin diolah.
  2. Rebus daging sampai matang dalam panci yang sudah diisi air.
  3. Keluarkan daging dari panci dan tiriskan (air rebusan jangan dibuang).
  4. Pisahkan daging dengan tulang.
  5. Cacah daging sampai lembut.
  6. Masukkan agar-agar plain (merek swallow) ke air sisa rebusan daging.
  7. Panaskan hingga mendidih.
  8. Masukkan daging yang sudah di cincang lembut dan masak selama 1 menit.
  9. Tuangkan olahan pudding daging ke dalam cetakan dan dinginkan.
  10. Puding daging siap disajikan ke kucing.

Variasi makanan perlu untuk membuat kucing tidak bosan makan. Jadi, sesekali kamu perlu mencoba memberikan olahan makanan ke kucing kesayanganmu.

10. Sesekali berikan snack kucing

Tips terakhir dalam memberi makan kucing adalah kasih jatah snack kucing. Snack kucing adalah makanan camilan untuk kucing selain makanan pokok. Contoh snack kucing, misalnya:

  • Vitakraft Cat Sticks with Salmon & Trout.
  • Cattyman Seacube.
  • Meow Meow Cat Snack.
  • Cat N Joy.
  • Ciao Chu Ru Liquid Snacks.
  • Kit Cat Kitty Crunch.
  • Me-O Cream Treat.

Kami biasanya menggunakan snack kucing sebagai hadiah saat kucing berhasil mengikuti pelatihan kucing. Jadi, kami menggunakan snack kucing dalam clicker training. Dengan hadiah camilan yang enak, ternyata kucing suka. Dan dia dapat menerima instruksi dengan baik.

Jika kamu ingin punya kucing yang jinak, penurut dan bisa diperintah, cobalah memberikan snack kucing sambil melatih kucing. Hasilnya pasti akan sangat bagus. Bagus untuk kesehatan kucing, perilaku kucing dan keaktifan kucing.

Tidak terasa sudah sampai di akhir artikel ulasan lengkap tentang 10 tips memberi makan kucing untuk pemula. Jika ada yang kurang jelas, jangan sungkan untuk meninggalkan pertanyaan melalui kolom komentar di bawah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *