Struktur Paper yang Baik dan Benar

Struktur Paper

Ketika Anda sedang di dunia perkuliahan, menulis paper biasa dijumpai di berbagai mata perkuliahan. Tugas menulis paper ini sudah menjadi salah satu tugas sehari-hari untuk seorang mahasiswa.

Selain itu, beragam kompetisi menulis paper, misalnya Program Kreativitas Mahasiswa, call of paper dan juga beberapa media massa yang menyediakan ruang untuk seorang mahasiswa mewarnai iklim di kampus.

Paper merupakan sebuah tulisan ilmiah yang berisi tentang ringkasan dari penelitian yang telah dilakukan oleh seorang mahasiswa.

Paper ini dituliskan secara singkat, pada umumnya hanya 6 halaman dan tentunya bisa lebih, namun maksud dan juga tujuannya harus tetap disampaikan.

Nah, jika Anda ingin membuat sesuatu di paper untuk mengerjakan tugas, Anda dapat mempelajari terlebih dahulu hal-hal yang berkaitan dengan paper, diantaranya sebagai berikut ini:

Struktur Paper

Sebuah paper ini biasa terdiri dari beberapa bagian yang biasanya disebut dengan sistem sistematika atau struktur paper.

Secara umum, struktur paper adalah sebagai berikut ini:

1.  Judul Paper

Di dalam karya tulis apapun, judul adalah salah satu bagian yang wajib selalu ada.

Judul paper ini harus juga merepresentasikan isi dari paper tersebut sehingga banyak orang yang membaca judul akan langsung mengerti arah atau tujuan dari pembahasan dalam paper.

Oleh sebab itu, semakin banyak spesifik dari judul paper maka akan semakin bagus pula karya tulis tersebut.

2. Abstrak

Abstrak merupakan gambaran umum atau sebuah ringkasan dari paper yang telah Anda buat.

Abstrak yang baik adalah abstrak yang memuat beberapa bagian penting misalnya latar belakang, pokok permasalahan dan metode yang digunakan.

Tentunya tulisan abstrak ini dituliskan dengan secara singkat dan jelas.

3. Pendahuluan

Untuk bagian pendahuluan ini berisi latar belakang topic yang akan Anda bahas. Latar belakang ini biasanya berisi alasan untuk memilih suatu ide atau gagasan.

Pada beberapa kasus format paper untuk kompetisi studi literatur ini diletakkan di dalam bab tersendiri. Namun pada umumnya, untuk paper tugas kuliah studi literatur diletakkan pada bagian pendahuluan.

Studi literatur ini biasanya berisi sebuah kajian pendukung yang terkait dengan topik yang ingin dibahas dan juga gagasan yang ingin disampaikan dalam paper tersebut.

4. Isi atau Pembahasan

Pada bagian ini, gagasan dapat disampaikan secara detail. Isi atau pembahasan merupakan nyawa dari sebuah paper. Gagasan ini diuraikan berdasarkan pada landasan teori yang telah mendukung.

Landasan teori ini dapat diperoleh dari sebuah pernyataan dari para ahli yang merupakan hasil dari penelitian mereka.

Jadi, paper adalah hasil dari sebuah penelitian, pada bagian isi juga disajikan data-data hasil penelitian dan juga teori yang mendukung dari data tersebut.

5. Hasil Simulasi dan Analisis

Pada bagian ini, telah dijelaskan hasil dari simulasi penelitian yang sebaiknya disajikan dalam bentuk tabel, grafik maupun gambar agar lebih jelas dan komunikatif ketika disajikan.

Analisi ini biasa dilakukan yang berfokus pada hasil yang diperoleh atau tidak perlu sampai pada analisis penyelesaian.

Intinya, Anda perlu menjelaskan mengapa diperoleh hasil seperti itu, apakah sudah sesuai dengan tujuan yang diinginkan atau belum.

6. Penutup

Pada bagian ini telah dijelaskan bahwa kesimpulan hasil dari analisis atau penelitian yang sudah dijelaskan pada pembahasan.

Kesimpulan adalah salah satu intisari dari hasil analisis atau sebuah penelitian yang memberitahukan kepada pembaca tentang hasil yang sudah didapatkan oleh seorang penulis.

Selain kesimpulan, saran juga bisa disampaikan pada bagian penutup. Saran ini biasa berisi masukan untuk para pembaca dalam memakai atau mengembangkan hasil analisis atau penelitian yang dilakukan oleh seorang penulis.

7. Daftar Pustaka

Kumpulan pustaka yang dipakai dalam menulis paper ini perlu juga disajikan pada bagian daftar pustaka. Hal ini dapat menunjukkan bahwa paper yang dibuat valid dan juga dapat dipercaya.

Pustaka yang dipakai dapat berasal dari buku, jurnal, artikel ilmiah dan juga sumber lain yang terpercaya. Umumnya paper yang baik memakai pustaka dengan rentang 10 tahun terakhir.

Pada intinya, membuat sebuah paper ini tidak berbeda dengan pembuatan karya ilmiah lainnya.

Struktur dan juga cara penulisannya pun juga sama, hanya saja paper lebih ringkas dan juga fokus terhadap sebuah permasalah yang ingin Anda sampaikan.

Semoga setelah Anda mempelajari struktur paper diatas, Anda dapat membuat sendiri paper yang baik dan tentunya bermanfaat untuk para pembaca.

Jangan lupa sebelum mulai membuat paper, usahakan untuk melihat beberapa contoh paper yang sudah dibuat oleh teman Anda.

Sekian dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *