Kalimat Tanya

Pengertian dan Contoh Kalimat Tanya

Di artikel sebelumnya kami telah memberikan ulasan mengenai kalimat utama sekaligus kalimat penjelas. Nah pada artikel kali ini kami kami akan memberikan salah satu jenis kalimat lagi, yaitu kalimat tanya. Apakah kamu sudah tahu tentang kalimat ini? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Pengertian Kalimat Tanya

Kalimat tanya adalah kalimat yang diucapkan dengan tujuan agar mendapatkan jawaban. Jawaban dari kalimat tanya dapat berupa informasi, pernyataan, atau penjelasan.

Ciri-Ciri Kalimat Tanya

Kalimat tanya memiliki beberapa ciri-ciri, yaitu :

  • Diakhiri dengan tanda tanya (?).
  • Umumnya diawali dengan kata tanya seperti apa, siapa, mengapa, dimana, kapan, dan bagaimana.
  • Kata tanya yang digunakan biasanya disertai imbuhan -kah atau kan. Contoh : apakah, siapakah, bukankah, iya kan.

Jenis Kalimat Tanya

Ada 4 jenis kalimat tanya, yaitu kalimat tanya biasa, konfirmasi, retoris, dan kalimat tanya tersamar. 

1. Kalimat Tanya Biasa

Kalimat tanya biasa adalah kalimat tanya yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. 

Contoh Kalimat Tanya Biasa :

  • Apa yang sedang kamu lakukan?
  • Siapa yang berani mengerjakan soal Fisika ini?
  • Kapan kau akan pergi ke Jogja?
  • Dimana alamat rumah Sindi?
  • Mengapa kamu berangkat kerja terlambat?
  • Bagaimana kamu harus melupakan dia?

2. Kalimat Tanya Konfirmasi

Kalimat tanya ini sering disebut kalimat tanya klarifikasi. Jenis kalimat ini bertujuan untuk mengklarifikasi kebenaran dari suatu hal. Ciri-ciri kalimat tanya ini yaitu menggunakan imbuhan -kah atau kan pada kata tanya.

Contoh :

  • Apakah kau yang memasak makanan itu?
  • Apakah Dewi sudah pulang dari Cikarang?
  • Bukankah kau yang meminta semua minuman ini?
  • Kapankah kakak pulang dari Bogor?
  • Kamu akan berangkat kerja, kan?

3. Kalimat Tanya Tersamar

Kalimat tanya tersamar adalah kalimat tanya yang disampaikan secara tidak langsung. Kalimat ini bertujuan untuk merayu, memohon, mengajak, menolak, dan lain sebagainya.

Contoh :

  • Sudikah Anda menolongku sekali lagi? (Tujuan memohon)
  • Dapatkah kau menemaniku menghadap kepala sekolah? (Tujuan mengajak)
  • Bisakah kamu kembali lagi ke kantor? (Tujuan meminta)
  • Apakah saya terlihat berbohong? (Tujuan meyakinkan)

4. Kalimat Tanya Retoris

Kalimat tanya retoris adalah kalimat tanya yang tidak membutuhkan jawaban langsung. Hal ini karena jawaban dari orang yang bertanya sudah diketahui. Biasanya kalimat tanya ini digunakan untuk memberi motivasi, semangat, atau bahkan menyindir seseorang.

Contoh :

  • Apakah kamu tidak dapat pergi sekarang?
  • Bukankah kesombongan akan membuat kita celaka?
  • Bukankah kamu bekerja di perusahaan terkenal?
  • Apakah hatimu sudah mengeras?
  • Tidakkah kamu tersentuh melihat tangisannya?

Contoh Kalimat Tanya

Berikut beberapa contoh kalimat tanya :

  1. Apa yang kau rasakan ketika ayahmu pergi?
  2. Apakah hari ini kau ada acara?
  3. Apakah kamu seorang suster?
  4. Apakah Vinda akan menikah lagi?
  5. Siapa presiden RI yang pertama?
  6. Siapakah guru matematikamu?
  7. Siapa ketua osis di SMP Negeri 1 Pekuncen?
  8. Mengapa semua ini bisa terjadi?
  9. Mengapa selalu rakyat kecil yang disalahkan?
  10. Bagaimana cara menurunkan berat badan?
  11. Bagaimana proses terjadinya fotosintesis?
  12. Apakah kamu tidak ingin ikut bersama kami?
  13. Apakah ayahmu seorang pelaut?
  14. Kamu sangat menyukai mangga, iya kan?
  15. Kapan kita bisa pulang?
  16. Kapan kita bisa ketemu kembali?
  17. Kapan kamu berangkat kerja?
  18. Dimana tempat tinggalmu sekarang?
  19. Dimana alamat rumahmu?
  20. Dimana tempat terindah di Jogja?

Demikian ulasan mengenai kalimat tanya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *