Curug Sukabumi

Curug Sukabumi

Berwisata ke curug alias air terjun adalah opsi terbaik jika kamu menyukai wisata air yang sejuk. Wisata air terjun akan memanjakanmu dengan bentang alam yang indah dan kesegaran kolam yang akan menghempas lelahmu. Nah, sebagai salah satu daerah yang dikelilingi pegunungan, Sukabumi memberikan banyak pilihan wisata air terjun. Lepaskan rasa penatmu dengan kesegaran curug-curug ini.

Ingin tahu lebih lanjut? Yuk, lanjut baca.

1. Curug Sodong

Curug Sodong
Curug Sodong
LokasiKomplek Geopark Ciletuh, Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat.
Jam BukaSetiap hari, 24 jam.
Harga Tiket Masuk (HTM)Rp3.000,00 per orang. Parkir motor: Rp3.000,00. Parkir mobil: Rp5.000,00.
Rating ulasan4,5 dari 3.572 ulasan Google.
Fasilitas wisataTempat parkir, gazebo, warung makan, toilet.

Nama Sodong diberikan kepada curug ini karena di balik air terjun, terdapat sebuah cekungan yang mirip dengan gua. Curug ini digemari wisatawan karena aliran airnya yang deras. Maka dari itu, walaupun kamu berdiri agak jauh dari air terjun, kamu masih dapat merasakan percikan air.

Selain itu, terdapat dua aliran air sehingga ia kerap dijuluki Air Terjun pengantin. Namun,walaupun alirannya deras, Curug Sodong memang bukan air terjun yang tinggi. Ketinggiannya hanya 20 meter.

Keindahan curug Sodong (sumber: Instagram.com/exploresukabumi/).
Keindahan curug Sodong (sumber: Instagram.com/exploresukabumi/).

Air terjun setinggi 20 meter ini dikelilingi oleh pohon-pohon yang rindang. Suasananya begitu alami dan asri. Udara yang kamu hirup terasa sangat murni dan menyegarkan. Hal ini membuatmu menjadi betah berlama-lama di sana.

Kendati banyak orang yang pergi ke sana untuk menikmati keindahannya, tetapi ada juga yang mendatanginya untuk alasan lain. Salah satunya, alasan mistis. Ya, bertapa di bawah air terjun ini kabarnya memberikan ilmu kebatinan yang dahsyat. Percaya atau tidak, urban legend ini nyatanya tetap santer beredar di tengah masyarakat sekitar.

Selain kepercayaan bahwa curug ini memberikan kekuatan, ada mitos lain yang menyertainya. Menurut kepercayaan banyak orang, pamali jika pasangan yang belum menikah datang ke sini. Berdasarkan kecelakaan yang terjadi pada tahun 2000, ada pasangan kekasih yang meninggal di sini. Ketika jasadnya ditemukan, air terjun berhenti mengalir untuk beberapa saat.

Tentu saja percaya atau tidak kepada mitos, semuanya kembali pada masing-masing orang. Terlepas dari kisah-kisah mistis di atas, curug ini memang punya daya tarik tersendiri. Kamu tidak akan menyesal datang ke sana. Namun, jangan lupa untuk tetap berhati-hati, ya. Karena, berbatuan di sekitar curug cukup licin.

Jarak air terjun ini dari pusat kabupaten Sukabumi adalah sekitar 97,6 km. Cukup tersembunyi dari keramaian, sehingga cocok dijadikan tempat untuk menyepi.

Catatan: Wisatawan bisa bermain air dan mandi di Curug Sodong.

2. Curug Cimarinjung

Curug Cimarinjung
Curug Cimarinjung
LokasiCiemas, Sukabumi, Jawa Barat.
Jam BukaSetiap hari, 24 jam.
Harga Tiket Masuk (HTM)Rp5.000,00.
Telepon
Rating ulasan4,2 dari 2.997 ulasan Google.
Fasilitas wisataCurug dan jembatan.

Curug Cimarinjung merupakan salah satu wisata di National Geopark Ciletuh. Tingginya sekitar 50 meter, tiga kali lipat lebih tinggi daripada Curug Sodong. Dari Curug Sodong, jaraknya hanya sekitar 9,8 km saja. Namun, dari pusat kabupaten, jaraknya sekitar 87,6 km.

Keindahan air terjun yang tinggi adalah latar belakang favorit bagi pencinta swafoto. Terlebih, tak jauh dari curug, terdapat sebuah jembatan. Jembatan itu tak hanya kokoh dan cantik, tetapi memiliki penempatan yang tepat.

Foto pemandangan curug Cimarinjung (sumber: Instagram.com/beutifulindonesiaku/).
Foto pemandangan curug Cimarinjung (sumber: Instagram.com/beutifulindonesiaku/).

Pasalnya, jika kamu berfoto di sana, latar belakangnya adalah air terjun yang jatuh. Indah sekali, bukan? Foto terbaik bisa kamu dapatkan di sore hari.

Di kawasan Curug Cimarinjung, terdapat beberapa fasilitas. Misalnya seperti toilet, musala, dan juga warung makan. Jadi, kamu tidak perlu khawatir apabila kamu ingin buang air atau merasa lapar.

Mengingat bahwa Curug Cimarinjung berada di kawasan National Geopark Ciletuh, dari sana, kamu bisa mampir ke tempat wisata lain. Contohnya, seperti Puncak Darma, Puncak Aher, atau Pantai Ujung Genteng.

Catatan: Wisatawan boleh bermain air, mandi dan berenang di Curug Cimarinjung.

3. Curug Sawer

Curug Sawer
Curug Sawer
LokasiGede Pangrango, Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat.
Jam BukaSenin-Minggu, 07.00-16.00 WIB.
Harga Tiket Masuk (HTM)Rp10.000,00 (anak-anak). Rp15.000,00 (dewasa).
Telepon0811-1522-422.
Rating ulasan4,2 dari 5.237 ulasan Google.
Fasilitas wisataJembatan, camping ground, tempat makan.

Oleh penduduk setempat (Sukabumi), Curug Sawer, kerap disebut bahe atau “air yang tumpah”. Hal itu terjadi karena air yang mengalir terlalu deras. Untuk itu, aliran air ini seolah seperti air yang ditumpahkan ke tanah.

Pemandangan di Curug Sawer yang memiliki tinggi 20 meter ini sangat indah dan menawan. Udaranya murni dan sejuk. Maklum, letaknya cukup tersembunyi dalam kawasan wana wisata Situ Gunung.

Dari pusat Sukabumi saja, kamu harus menempuh jarak 156 km. Selain itu, jalan menuju ke sana tidak terlalu lebar. Maka dari itu, kamu harus sedikit berhati-hati saat pergi ke sana dengan kendaraan roda empat.

Walaupun lokasinya terpencil, apa yang akan kamu dapatkan di sana sangat layak untuk diperjuangkan. Aliran air yang tinggi dan deras memberikan sensasi berkabut di sekitar curug. Pemandangan ini disempurnakan dengan deretan pepohonan hijau yang rapi, jembatan bambu, dan berbatuan.

Selain itu, tak jauh dari lokasi curug terdapat tempat camping yang asri dan sejuk. Para pencinta kegiatan camping menyebutnya camping ground Curug Sawer. Menurut poling pencinta camping, Camping Ground Curug Sawer termasuk dalam daftar 10 tempat camping terbaik di Sukabumi yang memesona.

Lokasi camping di curug Sawer (sumber: Instagram.com/shikandar_andra/).
Lokasi camping di curug Sawer (sumber: Instagram.com/shikandar_andra/).

Hal ini karena suasana di area camping ground nyaman, udaranya sejuk dan pemandangannya indah. Terlebih, lokasi camping ground dekat dengan air terjun. Sehingga, pengunjung bisa bermain air di siang hari dan menikmati suara merdu air terjun di malam hari.

Secara tata letak, tempat camping cukup rapi. Dengan dikelilingi pepohonan tinggi, membuat suasana menjadi asri dan sejuk. Cocok untuk camping ceria di akhir pekan. Terlebih bagi pekerja yang sedang penat atau stres karena tekanan pekerjaan yang tidak pernah berhenti.

Sedikit informasi bagi wisatawan yang ingin camping di camping ground Curug Sawer:

  • Biaya camping per orang Rp35.000,00 ( rombongan kurang dari 30 orang).
  • Biaya camping per orang Rp29.000,00 jika kamu membawa rombongan lebih dari 30 orang.

Informasi tambahan lainnya, terkait medan camping ground. Jalan menuju lokasi camping cenderung berbatu. Namun, masih tergolong aman. Tak jauh dari Curug Sawer dan area camping groundi, terdapat obyek wisata jembatan gantung Situ Gunung. Jembatan ini merupakan jembatan gantung terpanjang di Indonesia.

Catatan: Wisatawan boleh bermain air, tapi dilarang berenang di Curug Sawer.

4. Curug Cikaso

Curug Cikaso
Curug Cikaso
LokasiDesa Ciniti, Cibitung, Sukabumi, Jawa Barat.
Jam BukaSenin-Minggu, pagi hingga sore.
Harga Tiket Masuk (HTM)Sewa sampan/perahu: Rp60.000,00.
Telepon
Rating ulasan4,5 dari 1.791 ulasan Google.
Fasilitas wisataWarung makan, kios, toilet.

Begitu cerahnya sinar matahari bersinar di Curug Cikaso. Pada siang hari, air deras yang mengalir terlihat seperti jalan setapak dari awan, lantaran terkena cahaya matahari.

Yang unik dari Curug Cikaso adalah bahwa ia merupakan kombinasi dari tiga air terjun. Yang pertama adalah Curug Aseupan. Yang kedua adalah Curug Meong. Dan, yang ketiga adalah Curug Aki. Ketinggian rata-rata curug-curug ini adalah 80 meter.

Pesona curug Cikaso (sumber: Instagram.com/andreseptia8/).
Pesona curug Cikaso (sumber: Instagram.com/andreseptia8/).

Di sisi-sisi air terjun ini, terdapat tanaman hijau yang berwarna cerah. Sungguh pemandangan yang begitu menentramkan hati! Namun, bukan hanya panorama saja yang akan membuatmu jatuh cinta. Untuk menuju ke Curug, kamu harus menempuh cara yang tak biasa.

Dari area parkiran, kamu masih harus menyeberang menggunakan perahu untuk sampai ke air terjun. Namun, jangan khawatir! Perjalanan dengan air terjun hanya memerlukan waktu 2 menit saja.

Objek wisata ini sebetulnya juga dapat ditempuh dengan jalan kaki. Namun, jaraknya sekitar 1 km dan medannya agak berat. Nah, mana yang kamu pilih?

Catatan: Wisatawan boleh bermain air, dan mandi di Curug Cikaso. Bagi wisatawan yang bisa berenang, boleh berenang, tapi harus berhati-hati terhadap keselamatannya sendiri.

5. Curug Cikanteh

Curug Cikanteh
Curug Cikanteh
LokasiCiwaru, Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat.
Jam BukaSenin-Minggu, 06.00-18.00 WIB.
Harga Tiket Masuk (HTM)Rp3.000,00 per orang. Rp3.000,00 untuk kendaraan bermotor. Rp5.000,00 untuk mobil.
Telepon0812-9892-4801.
Rating ulasan4,7 dari 701 ulasan Google.
Fasilitas wisataTempat parkir, toilet, kamar mandi, musala, warung kecil.

Layaknya Curug Cimarinjung dan Sodong,  Curug Cikanteh juga terletak di kawasan National Geopark Ciletuh. Air terjun ini sangat unik, karena mengalir dari berbatuan demi berbatuan yang berundak.

Perjalanan yang harus kamu tempuh untuk sampai ke Curug Cikanteh cukup menantang. Dari Curug Sodong, kamu harus trekking naik, karena letak Curug Cikanteh di atas Curug Sodong. Kemudian, kamu harus melewati sebuah jembatan bambu. Berhati-hatilah saat melewati jembatan itu. Jangan sampai terjatuh karena aliran air cukup deras.

Hmm, kedengarannya sedikit melelahkan, ya? Namun, tenang saja. Semua rasa capekmu akan terbayar begitu sampai ke Curug Cikanteh.

Keindahan curug Cikaso, Sukabumi (sumber: Instagram.com/aditia.putra.21/).
Keindahan curug Cikaso, Sukabumi (sumber: Instagram.com/aditia.putra.21/).

Pasalnya, pemandangannya sangat menawan. Udaranya segar karena tidak terpapar oleh polusi kendaraan. Saat kamu telah sampai di depan air terjun, kamu disambut oleh siluet pepohonan. Di belakangnya, air terjun menanti seperti sebuah dunia yang baru.

Kamu dapat mengunjungi air terjun di tingkat kedua. Namun, kamu tidak dapat mengunjungi air terjun tingkat ketiga. Karena, medan untuk menuju ke sana sangat berbahaya. Ketinggiannya pun mencapai 100 meter.

Catatan: Wisatawan bisa bermain air dan mandi di Curug Cikateh. Namun, wisatawan tidak bisa berenang di area curug Cikateh. Hal ini karena kontur alamnya tidak memadai.

6. Curug Bibijilan

Curug Bibijilan
Curug Bibijilan
LokasiCimerang, Purabaya, Sukabumi, Jawa Barat.
Jam BukaSenin-Minggu, 08.00-18.00 WIB.
Harga Tiket Masuk (HTM)Rp4.000,00 per orang. Rp2.000,00 untuk kendaraan bermotor. Rp4.000,00 untuk mobil.
Telepon
Rating ulasan4,4 dari 668 ulasan Google.
Fasilitas wisataArea parkir, tempat makan, gazebo, toilet.
Pesona curug Bijijilan (sumber: Instagram.com/pringgotrikusumo/).
Pesona curug Bijijilan (sumber: Instagram.com/pringgotrikusumo/).

Curug Bibijilan merupakan wisata air terjun dengan konsep yang menarik. Karena air mengalir melewati batu-batuan kapur yang sangat besar, seolah memberikan kesan bahwa ada banyak “anak air terjun” di sana. Selain itu, batu-batuan besar ini memberikan kesan air muncul dari sela berbatuan. Itulah alasan mengapa air terjun ini dinamakan bibijilan. Dalam bahasa Sunda, bibijilan artinya adalah bermunculan.

Pengunjung diperbolehkan untuk mendaki batu-batuan kapur untuk sampai ke puncak curug. Namun, tetaplah berhati-hati karena permukaan batu-batuan kapur cukup licin. Nah, total ketinggian dasar air terjun hingga ke puncak adalah sekitar 100 meter. Hmm, cukup tinggi, ya?

Jika kamu ingin berkunjung ke Curug Bibijilan, pastikan bahwa tidak dalam sedang musim hujan deras. Pasalnya, objek wisata selalu ditutup pada saat musim tersebut lantaran aliran air terjun menjadi sangat deras.

Catatan: Wisatawan bisa bermain air, mandi dan berendam di Curug Bijijilan.

7. Curug Sentral

Curug Sentral
Curug Sentral
LokasiKabandungan, Sukabumi, Jawa Barat.
Jam BukaSenin-Minggu, 07.00-17.00 WIB.
Harga Tiket Masuk (HTM)Rp5.000,00 per orang.
Telepon
Rating ulasan4,5 dari 522 ulasan Google.
Fasilitas wisataArea parkir, gazebo, toilet.

Curug Sentral terletak di lokasi perkebunan teh, sehingga udaranya pun cukup sejuk dan segar. Warna air yang mengalir berwarna biru tosca. Begitu indah warnanya dipandang mata, seolah bak lukisan. Telaga-telaga yang terbentuk oleh aliran air seolah mengundang wisatawan untuk berenang. Apalagi, ia dikelilingi oleh rimbun dedaunan yang berwarna hijau. Berenang di sana membuat kamu seolah seperti tengah berada di surga.

Saat kamu berjalan naik ke curug, di sebelah kanan, kamu dapat melihat hamparan kebun teh. Keindahan pemandangan ini membuat kamu tidak lelah saat harus menanjak. Selain itu, jalan yang kamu lewati juga tak terlalu terjal. Maka, curug ini cocok dijadikan destinasi untuk kamu yang tak terbiasa naik gunung atau berwisata alam.

Selain pemandangan indah, di curug ini juga banyak monyet. Mereka sedikit usil dan gemar mengambil barang-barang kecil. Hati-hati pada saat memberikan makanan. Pasalnya, jika kamu memberikan banyak makanan, mereka akan menggerombol. Meski ada banyak monyet di sini, kamu tak perlu khawatir. Ada penduduk setempat yang akan membantumu mengendalikan mereka.

Curug Sentral Jayanegara (sumber: Instagram.com/sukabumi.terkini/).
Curug Sentral Jayanegara (sumber: Instagram.com/sukabumi.terkini/).

Ketinggian air-air terjun di Curug Sentral beragam. Curug Sentral 1, ketinggiannya 15 meter. Sementara itu, Curug Sentral 2, lebih rendah daripada Curug Sentral 1. Namun, telaganya lebih luas daripada telaga di curug pertama.

Untuk mencapai Curug Sentral, kamu dapat menempuh jarak 47,6 km dari Sukabumi.

Catatan: Wisatawan boleh bermain air, dan mandi di Curug Sentral Jayanegara. Bagi wisatawan yang bisa berenang, diperbolehkan berenang. Namun, mereka harus bertanggung jawab pada keselamatannya sendiri. Jika tidak bisa berenang, jangan berenang ya. Hehe.

Wisata curug, selain menyegarkan, juga akan mengajarkan kamu untuk bersabar dan bersahabat dengan alam. Mayoritas wisata air terjun ini memang harus ditempuh dengan berjalan kaki dari area parkir. Bagi beberapa orang, mungkin akan sedikit melelahkan. Namun, pengalaman ini akan sangat berharga buatmu. Apalagi, keindahan curug-curug di atas akan membayar semua rasa capekmu. Apakah kamu tertarik untuk bersahabat lebih dekat dengan alam?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *