Cara Mengawinkan Kucing yang Baru Kenal

Cara Mengawinkan Kucing yang Baru Kenal

Sering kita melihat di lingkungan kompleks perumahan kucing kawin satu sama lain dengan mudah. Terlebih saat musim kawin, tiap ada kucing betina berkeliaran pasti jadi mangsa para kucing jantan. Akan tetapi, saat pemilik kucing mengawinkan kucing kesayangannya dengan kucing ras yang bagus untuk menjaga keturunan, kucing menolak. Seringnya, kedua kucing yang dijodohkan berantem dan bermusuhan.

Kok bisa begitu ya? Bagaimana cara agar kucing mau kawin? Tenang, kami punya solusinya. Untuk mengawinkan kedua kucing yang baru saling kenal, kamu perlu mengakrabkan kedua kucing terlebih dahulu. Saat kucing sudah tenang, berarti keduanya saling menerima. Kalau sudah sama-sama masuk masa birahi, pasti kedua kucing akan dengan mudah kawin. Untuk lebih jelasnya, berikut cara mengawinkan kucing yang baru kenal yang kami kutip dari situs goldenmaze.net.

Langkah #1: Siapkan Dua Kandang Kucing yang Terpisah

Pertama, kamu perlu menyiapkan dua kandang kucing yang terpisah. Satu kandang untuk kucing jantan. Dan satunya lagi untuk kucing betina. Kamu bisa menggunakan kandang lipat ataupun kandang aluminium besar. Pokoknya, letakkan kedua kucing pada satu tempat yang sama tapi terpisah kandang.

Langkah #2: Dekatkan Kedua Kandang, tapi Pisahkan dengan Tirai

Tahap selanjutnya cara mengawinkan kucing adalah tahap pengenalan aroma. Cara pengenalannya cukup mudah, dekatkan kedua kandang kucing betina dan jantan. Tapi, pisahkan dengan tirai penutup. Kamu dapat menutup salah satu kandang kucing dengan kain. Kamu bisa pakai handuk, selimut, kaos bekas, tirai bekas, dll. Intinya, untuk memberi sekat. Jangan sampai kucing saling melihat.

Pada masa awal kucing akan asing dengan bau masing-masing. Reaksi awal biasanya kucing jantan akan mengaung. Hal ini karena sifat teritorial kucing jantan. Dia tidak mau ada bau kucing lain di wilayahnya. Akan tetapi, itu tidak berlangsung lama. Jadi, biarkan saja seperti itu.

Tetap letakkan kedua kandang di dalam satu ruangan dengan jarak yang dekat. Akan tetapi, kasih tirai pemisah dengan kain. Amati perubahan perilaku kedua kucing. Kalau kedua kucing sudah tenang, berarti proses pengenalan bau sudah selesai. Proses ini biasanya terjadi selama 3 hari. Jadi, kamu harus sabar.

Langkah #3: Biarkan Calon Pasangan Kucing Saling Mengenali Bau Satu Sama Lain

Selama tiga hari di dalam ruangan yang sama, bau badan dari kedua kucing akan saling berbaur. Semakin lama akan bercampur. Dengan begitu, kucing sudah saling mengenali bau satu sama lain. Karena selama masa pengenalan, kucing jantan tidak mendapatkan ancaman, dia mulai membuka diri akan kedatangan kucing baru dilingkungannya.

Amati kondisi kedua kucing, apakah kucing sudah ada ketertarikan? Atau masih bermusuhan? Pengamatan ini penting. Karena kucing yang belum bisa saling menerima, mereka belum bisa tenang. Kalau kucing belum bisa tenang, mereka nggak akan bisa kawin. Kuncinya, kucing harus akrab, saling menerima dan tenang.

Langkah #4: Jauhkan Kedua Kandang Kucing dan Buka Tirai

Pada hari keempat, jauhkan kedua kandang kucing. Dan coba buka tirai yang menyekat kedua kandang kucing. Pada tahap ini, mulai pengenalan fisik kucing. Biarkan kedua kucing saling mengamati fisik kucing satu sama lain. Apabila ada ketertarikan, kucing betina akan mulai mengeong dan mencoba berkomunikasi.

Tapi, ada juga yang kembali ribut. Jika kedua kucing ingin berkelahi dan belum tenang, diamkan saya. Toh, terpisah kandang. Jadi, nggak akan saling melukai. Biarkan saja dulu. Tahap pengenalan fisik dalam panduan cara mengawinkan kucing ini biasanya butuh waktu 1-2 hari. Artinya, setelah tirai kamu buka, kamu bisa tinggalkan kucing berdua. Biarkan mereka saling mengenal lebih dalam satu sama lain.

Langkah #5: Saat Kucing Mulai Tenang, Dekatkan Kedua Kandang Kucing

Semakin kenal, kedua kucing semakin mau menerima keberadaan masing-masing. Tanda yang paling umum adalah kedua kucing mulai tenang, biarpun saling berdekatan. Maka dari itu, dekatkan lagi jarak antara kedua kucing yang ingin kamu kawinkan. Dan amati perubahan perilakunya. Apakah kucing jantan mulai cari muka? Mulai menggoda kucing betina? Apakah kucing betina mulai merajuk? Jika kucing mulai tenang dan saling menggoda satu sama lain, itu tandanya terjadi perubahan positif.

Langkah #6: Biarkan Kedua Kucing Saling Mengenal Lebih Dekat

Pada hari kelima, biarkan jarak kedua kandang kucing saling berdekatan. Biarkan keduanya saling mengenal lebih dalam.

  • Kucing sudah saling mengenali bau satu sama lain.
  • Kucing sudah mengenali pesona fisik satu sama lain.
  • Kucing saling berkomunikasi.
  • Kucing mengirimkan kode ketertarikan untuk kawin.

Setelah kucing saling mengenal lebih dekat, kucing yang cocok kawin akan terlihat tenang. Tidak ada lagi geraman dan tidak ada lagi ngaung-ngaung. Jika sudah seperti itu, kamu bisa lanjut ke tahap selanjutnya.

Langkah #7: Keluarkan Kucing Jantan Biar Berinteraksi di Dekat Kandang Kucing Betina

Tahap selanjutnya dalam cara mengawinkan kucing yang baru kenal adalah biarkan kucing jantan melakukan inisiasi. Pada hari keenam, keluarkan kucing jantan dari kandangnya. Lihat perilaku kucing jantan, apakah dia akan menghampiri kucing betina? Atau mengacuhkannya?

Ciri-ciri kucing jantan yang demen sama kucing betina yang kamu jodohkan:

  • Kucing jantan akan setiap menunggui kucing betina.
  • Kucing jantan mencoba berkomunikasi dengan kucing betina.
  • Kucing jantan mulai melakukan pendekatan secara fisik.

Biarkan saja dulu, seperti itu. Biarkan kucing jantan keluar kandang dan mengitari kandang kucing betina. Jika kucing betina tidak menolak kucing jantan yang sedang PDKT, itu tandanya dia dikasih lampu hijau. Artinya, usahamu untuk mengawinkan kedua kucing sebentar lagi akan berhasil.

Langkah #8: Jika Kedua Kucing Saling Menerima, Masukkan Kedua Kucing ke dalam Satu Kandang yang Lebih Besar

Pada hari ke-7, coba lepaskan kucing betina dari kandangnya. Biarkan kedua kucing di dalam satu ruangan yang sama. Biarkan kedua kucing bergumul dan melakukan sentuhan fisik. Pada tahap ini kucing telah melakukan pengenalan secara menyeluruh. Jika kucing jantan sudah berusaha mengawin kucing, biarkan saja. Itu baru tahap pemanasan. Biasanya nggak langsung kawin. Kedua kucing menunggu momen yang pas.

Untuk mempercepat proses kawin, sebaiknya kamu masukkan kedua kucing ke dalam satu kandang yang lebih besar. Anggap saja, kamu kasih kamar hotel khusus untuk mereka berdua. Hehe. Lalu, gembok pintu kandang dari luar. Sisanya biarkan naluri kawin kucing mengalir apa adanya.

Catatan: Pada saat menggabungkan kedua kucing dalam satu kandang, pastikan kucing betina sedang masuk masa birahi. Karena saat masa birahi, organ reproduksi kucing betina akan mengeluarkan aroma pemikat bagi kucing jantan. Dengan begitu, kucing jantan lebih agresif untuk mengawin kucing betina.

Langkah #9: Perhatikan Tanda-Tanda Kucing Kawin

Setelah kedua kucing kamu masukkan ke dalam satu kandang, kamu hanya perlu menunggu saja. Kamu dapat melihat kucing kawin dari kejauhan. Kalau tidak sabar kamu bisa pasang kamera pengawas (CCTV). Kalau kamu nggak tertarik, ya tinggalkan saja kedua kucing tersebut. Mereka tahu kok apa yang akan mereka lakukan setelahnya. Hehe.

Bagi yang ingin melihat prosesi kucing kawin, kamu dapat mengamati tanda-tanda kucing mau kawin secara fisik, misalnya:

  • Kucing betina mulai guling-guling di dalam kandang.
  • Kucing jantan mulai menjilati lubang reproduksi dan dubur kucing betina.
  • Kucing betina masuk dalam posisi nungging.
  • Kucing jantan masuk dalam posisi penaklukan, yaitu: kucing jantan menggigit tengkuk kucing betina dan melakukan kuda-kuda di atas kucing betina.

Kalau kamu sudah melihat perilaku di atas, tunggu saja. Sebentar lagi, kedua kucing akan kawin.

Catatan: Proses kawin setelah kucing berada di dalam satu kandang ini bisa berlangsung 1-2 hari. Dan proses kawin bisa terjadi lebih dari satu kali. Jadi, kamu tidak perlu terburu-buru memisahkan kedua kucing tersebut.

Langkah #10: Pisahkan Kedua Kucing, Jika Kucing Sudah Berhasil Kawin

Langkah terakhir dalam tutorial cara mengawinkan kucing adalah memastikan kucing berhasil kawin. Maksud dari berhasil kawin di sini adalah kucing jantan berhasil menghamili kucing betina. Intinya, kucing jantan tok cer. Hehe.

Berikut ini beberapa tanda kucing berhasil kawin:

  • Pertama, kucing betina sudah tidak mengalami birahi. Artinya, siklus estrus kucing betina berhenti diganti siklus kehamilan.
  • Kedua, setelah 3-4 hari pasca kawin, kucing jantan dan kucing betina tidak berantem ataupun tidak agresif kawin lagi. Artinya, birahi kucing sudah tersalurkan.
  • Ketiga, kucing jantan dan kucing betina sudah tidak lagi saling menggoda satu sama lain.
  • Keempat, ovum dalam rahim kucing betina telah berhasil dibuahi oleh sperma kucing jantan.
  • Terakhir, perut kucing betina membesar setelah 2-3 minggu pasca kawin.

Setelah kucing berhasil kawin dan hamil, selang 2-3 minggu, kucing betina akan mengalami morning sickness. Mual, muntah dan tidak nafsu makan. Biasanya puting susu kucing betina juga mulai menonjol (pinky up). Berat badan kucing betina juga bertambah secara signifikan. Perut kucing betina semakin membesar. Kalau sudah seperti itu, fix, kucing kamu berhasil kamu kawin. Congratulations!

Itulah pembahasan dari cara mengawinkan kucing yang baru kenal. Kami telah mencoba metode ini berulang kali, dan berhasil! Jadi, kini giliran kamu mencobanya. Jika ada hal yang kurang jelas, tinggalkan pertanyaan melalui kolom komentar di bawah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *