Cara Mempersiapkan Dana Pensiun

Membayangkan masa tua sambil menikmati masa pensiun dengan menghabiskan waktu bersama kerluarga pasti sangat menyenangkan bagi semua orang.

Namun, kalau di usia senja masih harus banting tulang, tentunya juga akan membuat keluargamu khawatir kan?

Mumpung masih muda, sebaiknya kamu persiapkan dana pensiun untuk masa tua mu. Jangan sampai hasil kerja keras habis hanya untuk foya-foya.

Dana pensiun merupakan dana yang perlu kita persiapkan untuk memenuhi kebutuhan kita setelah pensiun atau tidak lagi bisa memperoleh gaji dari pekerjaan rutin.

Cara Mempersiapkan Dana Pensiun Sejak Dini

Sangat penting untuk mempersiapkan dana pensiun, agar kondisi keuanganmu sudah mandiri secara finansial. Apalagi mengingat anak-anak kita sudah berkeluarga dan perlu membiayai kebutuhan keluarga masing-masing.

Tak perlu bingung, kami telah merangkum dari sumber vinansio.com cara terbaik untuk menyiapkan dana pensiun seperti dibawah ini:

1. Rutin menabung

Menabung adalah salah satu cara paling sederhana dan mudah yang bisa kamu lakukan untuk menyiapkan dana pensiun. Setiap bulan kamu menyisihkan gajimu sekitar 10 persen untuk tabungan dana pensiun.

Uang yang kamu sisihkan sedikit demi sedikit tiap bulan, seiring berjalannya waktu akan terkumpul menjadi banyak dan bisa kamu gunakan ketika kamu sudah pensiun.

Kamu bisa menabung secara manual dirumah menggunakan celengan. Namun, cara ini memiliki risiko kehilangan yang tinggi dan bisa jadi uang kamu rusak dimakan rayap.

Solusinya, kamu bisa menabung dana pensiun di bank, tabungan berjangka, bahkan tabungan biasa. Dari sini, kamu sudah belajar menabung dan menyiapakan masa tuamu.

2. Dana Pensiun Lembaga Keuangan

Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) adalah sebuah lembaga yang mengurusi pengelolaan dana pensiun bagi perorangan baik untuk karyawan atau pekerja mandiri.Untuk bergabung menjadi peserta DPLK kamu hanya perlu mendaftarkan diri dan membayar setoran sesuai dengan kesepakatn dalam jangka waktu tertentu.

Tingkat bunga DPLK memiliki rentang mulai dari satu persen hingga 25 persen. Semakin besar uang yang kamu sisihkan untuk tabungan dana pensiun, maka semakin banyak pula uang yang kamu terima di masa pensiun. Tentunya dengan harapan tingkat bunga yang lebih tinggi agar hasil yang diperoleh maksimal.

3. Investasi

Kamu bisa juga memulai investasi untuk memperisapkan dana pensiun. Saat ini kamu bisa mulai belajar investasi hanya dengan modal 100.000.

ntuk investasi sebaiknya kamu menyisihkan minimal 10 persen dari gajimu. Kalau mau lebih pasti lebih baik, asal tetep mempertimbangkan alokasi dana untuk kebutuhan yang lain.

Instrumen investasi yang sesuai untuk pos dana pensiun, antara lain saham, obligasi, deposito dan reksa dana. Instrumen investasi menawarkan imbal hasil lebih tinggi, sehingga uangmu tidak akan tergerus oleh laju inflasi, seperti tabungan. Justru uangmu semakin bertambah karena investasi.

Sebaiknya, kamu memilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil risikomu. Misalnya kamu tipe orang yang tidak berani ambil risiko dan cari aman maka investasi dana pensiun yang cocok adalah deposito dan obligasi. Bila kamu orng yang berani mengambil risiko cocok untuk memilih saham.

4. Program Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan

Jaminan Pensiun (JP) adalah program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan yang bertujuan memberikan penghasilan saat peserta telah memasuki usia pensiun.

Peserta program ini adalah Peserta Penerima Upah (PPU). PPU adalah pekerja pada sebuah perusahaan atau perorangan. Usia pensiun yang ditetapkan adalah 56 tahun, 57 tahun, dan 65 tahun.

Iuran jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan sebesar tiga persen yang dibayar secara patungan oleh pemberi kerja sebesar dua persen dan pekerja sebesar satu persen yang diambil dari gaji.

Peserta yang telah memasuki usia pensiun akan mendapatkan keuntungan yaitu uang tunai yang diterima tiap bulan dan juga pemberian uang kepada ahli waris seperti istri atau suami, anak dan orang tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *